Apa itu Eating Disorder? Apakah Berbahaya?

Thursday, 31 Aug 2023 03:08:41
Penulis : Ristan Media | Editor :

Bagikan :

Screenshot 2023-08-31 145827

Pandangan tentang tubuh ideal seringkali memicu berbagai masalah terkait pola makan dan kesehatan mental. Salah satu isu yang semakin mendapat perhatian belakangan ini, yakni penyakit gangguan makan atau yang dikenal dengan  eating disorder. Apa itu Eating Disorder ? Apakah Berbahaya? Simak ulasannya berikut ini ya!

Eating disorder adalah gangguan makan atau perilaku terkait makan yang berlangsung terus-menerus. Sehingga menyebabkan masalah kesehatan serius, baik fisik maupun psikososial. Individu yang mengalami ini cenderung mengkonsumsi makanan dalam jumlah berlebihan, atau sangat terbatas, serta seringkali memiliki obsesi terhadap bentuk tubuh dan berat badan mereka. Perilaku mereka seringkali tidak sehat terkait memilah makanan. Perilaku makan yang tidak sehat ini dapat terjadi pada banyak individu. Tetapi umumnya lebih sering dialami oleh wanita berusia 12-35 tahun. Dapat disimpulkan pula Eating Disorder merupakan suatu kondisi psikologis yang menyebabkan individu memiliki kebiasaan makan yang tidak sehat.

Gejala dari penyakit eating disorder adalah perilaku makan yang buruk, termasuk pola makan yang ekstrim. Mengkonsumsi makanan yang tidak sehat atau berlebihan. Serta fokus yang berlebihan pada bentuk dan berat badan. Adapun ciri lain yang perlu kamu ketahui yaitu :

  1. Memiliki pola makan yang sangat terbatas.
  2. Menolak makan jenis makanan tertentu atau kelompok makanan secara keseluruhan, seperti karbohidrat.
  3. Melakukan perubahan drastis dalam pola makan untuk menurunkan berat badan, seperti mengikuti diet ekstrem.
  4. Menganggap diri terlihat gemuk, meskipun tidak demikian dalam kebanyakan kasus.
  5. Sering menggunakan kamar mandi setelah makan.
  6. Sering memeriksa tubuh sendiri dengan rasa tidak puas demi menghindari makan di depan orang lain.
  7. Mengalami ketakutan yang intens terhadap peningkatan berat badan.
  8. Perubahan suasana hati yang ekstrem.
  9. Merasa jijik, malu, atau bersalah terkait dengan makan.
  10. Pemisahan diri dari keluarga dan teman, atau menghindari acara sosial.
  11. Sering merasakan kram perut, maag, dan gejala pencernaan lainnya.
  12. Luka sulit sembuh.

Jika tidak segera ditangani, gangguan ini dapat berdampak negatif pada kesehatan. Selain dampak fisik, gangguan ini juga berpotensi mempengaruhi sisi emosional seseorang. Beberapa penyebab eating disorder adalah meliputi hal-hal berikut :

  1. Psikologis

Faktor psikologis diduga menjadi kontributor utama terjadinya gangguan makan. Ini mencakup sifat perfeksionisme yang mendorong harapan yang terlalu tinggi pada diri sendiri. Ketidakpuasan terhadap citra tubuh, dan gangguan kecemasan.

  1. Biologis

Dari segi biologis, kondisi internal tubuh seperti hormon dan kekurangan nutrisi dapat mempengaruhi munculnya gangguan makan. Penelitian menemukan bahwa terdapat perbedaan kadar serotonin pada individu dengan anoreksia dibandingkan yang tidak. Ini memicu perubahan drastis dalam nafsu makan. Gangguan keseimbangan hormon juga dapat memicu gangguan makan, terutama pada wanita.

  1. Lingkungan

Faktor lingkungan juga berperan dalam munculnya gangguan makan. Kadang-kadang, lingkungan menjadi pemicu awal munculnya gangguan makan. Contoh faktor lingkungan ini termasuk stigma terhadap berat badan dan ejekan terkait berat badan. Perasaan kesepian, dan tekanan dari karier yang mengharuskan bentuk tubuh tertentu.

  1. Genetik

Terbukti bahwa faktor genetik juga dapat berperan dalam gangguan makan. Meskipun perlu penelitian lebih lanjut, banyak ahli meyakini bahwa gangguan makan dapat diturunkan dari generasi sebelumnya.

Ketika menghadapi gangguan makan, mungkin menjadi tantangan yang sulit untuk diatasi sendiri. Oleh karena itu, semakin dini mencari bantuan medis, semakin besar peluang untuk pulih sepenuhnya. Jika menghadapi masalah perilaku makan yang membuat kalian merasa terteka, berbuntut pada turunnya kualitas hidup, disarankan untuk mencari bantuan medis.

Untuk menangani Eating Disorder dapat dengan melakukan pendekatan terhadap penderita. Penelitian juga menunjukkan bahwa strategi pengobatan gangguan makan seringkali berasal dari identifikasi penyebabnya dan usaha untuk mengatasi akar permasalahan tersebut. Selajn itu, faktor keluarga yang mampu mencegah terjadinya gangguan makan. Metode pengobatan ini sangat cocok untuk klien remaja. Pengobatan berbasis keluarga, juga dikenal sebagai metode Maudsley, melibatkan seluruh keluarga. Terutama orang tua, dalam mendukung dan mendorong anak menuju pola makan yang lebih sehat.

Itulah informasi tentang Eating Disorder. Jika kamu merasa mengalaminya, jangan ragu untuk mencari bantuan medis dan dukungan profesional. Hubungi dokter, ahli kesehatan mental, atau dokter gizi untuk mendapatkan panduan dan perawatan yang tepat. Stay Healthy! (DB)

Posted in ,

Ristan Media

Bale Ristan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

5 days ago

Kendaraan listrik merupakan transportasi masa depan yang harus menjadi pilihan agar udara kota tetap bersih dan ramah lingkungan. Hal ini membuat banyak perusahaan otomotif berlomba untuk membuat kendaraan listrik. Selain memicu brand otomotif untuk menghadirkan motor listrik baru, para siswa SMK pun berlomba-lomba untuk membuat…

2 weeks ago

Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) adalah sebuah organisasi resmi satu-satunya di sekolah yang diakui oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia sejak 21 Maret 1970. Organisasi ini memiliki peran sebagai penggerak siswa untuk aktif berkontribusi di sekolah. Selain itu, juga untuk membina dan…

3 weeks ago

Literasi memang tidak bisa dilepaskan dari bahasa. Seseorang dikatakan memiliki kemampuan literasi apabila ia telah memperoleh kemampuan dasar berbahasa, yaitu membaca dan menulis. Jadi, makna dasar literasi sebagai kemampuan baca tulis merupakan pintu utama bagi pengembangan makna literasi secara lebih luas. Budaya literasi tentunya sangat…

3 weeks ago

Pendidikan dipandang sebagai hal yang paling pokok dalam hidup ini yang sekaligus keberhasilannya menjadi kunci dasar dalam membuka pintu kebijakan manusia. Salah satunya adalah pendidikan Vokasi atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kemajuan pendidikan Vokasi diharapkan dapat memberikan input yang bagus untuk kemajuan Indonesia. Seperti dibentuknya…

Rekomendasi untuk Anda

Sekolah Menengah Kejuruan

Screenshot 2023-09-26 101626

Motor Listrik dari Motor Tua karya SMK N 2 Palembang

WhatsApp Image 2023-09-15 at 12.28.43

OSIS, Gerakan Perubahan Untuk SMK N 1 Kwanyar

Screenshot 2023-09-12 113944

Literasi Award 2023, Siswa Vokasi Boyong Juara

Screenshot 2023-09-09 142556

Sekolah Percontohan Pengembangan Hasil Bumi